KENDARI – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LPK) Prima Kendari menghadiri Workshop Kurikulum bertajuk Rekonstruksi Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) untuk Mewujudkan Lulusan Ilmu Keolahragaan yang Unggul, Adaptif, dan Berdaya Saing Global.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO), Jumat, 24 Juli 2026.
Kehadiran LPK Prima Kendari sebagai stakeholder merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja dalam menghasilkan lulusan yang kompeten serta sesuai dengan kebutuhan industri.
Workshop ini digelar dalam rangka meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan sekaligus menyelaraskan kurikulum Jurusan Ilmu Keolahragaan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.
Melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE), kurikulum dirancang agar berorientasi pada capaian pembelajaran (learning outcomes), sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Sebagai lembaga pelatihan, LPK Prima Kendari memandang kegiatan tersebut sebagai forum strategis untuk memberikan masukan dari perspektif dunia kerja.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pelatihan dinilai penting agar proses pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan teknis, karakter profesional, serta kesiapan menghadapi tantangan industri.
Ketua Yayasan LPK Prima Kendari, Waode Jamiah menyampaikan bahwa keterlibatan stakeholder dalam penyusunan dan rekonstruksi kurikulum merupakan langkah yang tepat untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh pengguna lulusan.
"Melalui workshop ini, kami berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara dunia pendidikan dan dunia industri. Workshop kurikulum yang saya ikuti, disusun dengan berbasis OBE, sehingga akan semakin relevan dengan kebutuhan lapangan kerja sehingga lulusan memiliki daya saing yang tinggi," ujarnya.
Selain menjadi wadah diskusi akademik, workshop ini juga menjadi sarana bertukar gagasan antara akademisi, praktisi, dan stakeholder dalam merumuskan kurikulum yang inovatif, responsif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab tantangan global.
Partisipasi LPK Prima Kendari dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen lembaga untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi.
Diharapkan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan stakeholder dapat terus diperkuat guna menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, profesional, dan siap bersaing di era global.
